efek samping teh pekat

Efek Samping Teh Pekat Jika Dikonsumsi Berlebihan

Teh bisa dikatakan sebagai minuman paling disukai di dunia, namun usahakan tidak menyeduhnya terlalu kental karena efek samping teh pekat bisa mengancam.

Minum teh sudah menjadi salah satu kebiasaan bagi masyarakat di Indonesia. Saat bersantap, terutama di jam makan siang biasanya orang memilih minuman teh sebagai teman makan.

Minum teh pada dasarnya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, sehingga tidak hanya menyegarkan dan enak dikecap lidah.

Hanya saja penyeduhan teh sebaiknya dilakukan dengan benar untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Apalagi jika mengkonsumsi teh premium, baik itu teh hijau, teh putih, maupun yang lainnya.

Harga teh putih dan teh hijau premium memang lumayan, tentu dapat dibayangkan kerugian yang diterima jika diseduh asal-asalan.

Selain mengurangi cita rasa kenikmatannya, manfaatnya bagi tubuh juga bisa jadi berkurang.

Efek Samping Teh Pekat bagi Kesehatan

Hal serupa sebenarnya berlaku untuk semua jenis teh, salah dalam menyeduh maka akan mengurangi manfaat maupun cita rasanya.

Apabila terlalu sering menyeduh teh pekat atau sengaja dibuat terlalu kental. Maka usahakan tidak terlalu sering dilakukan, sebab konsumsinya yang terlalu sering bisa memicu efek samping berikut:

Efek Samping Teh Pekat Picu Sembelit

Dalam beberapa kondisi, minum teh pekat bisa dikatakan dianjurkan. Misalnya untuk membantu meredakan diare. Minum teh hitam yang diseduh pekat ataupun jenis teh lainnya baik dilakukan.

Sebab kandungan kafein akan meningkat yang membantu melancarkan pencernaan. Hanya saja jika teh pekat ini dikonsumsi diluar kondisi diare maka dikhawatirkan akan menyebabkan sembelit.

Sesekali saja meminumnya mungkin tidak akan langsung menyebabkan diare. Namun jika terlalu sering bahkan nyaris setiap hari, mungkin Anda akan lebih sering diare dari sebelumnya.

Oleh sebab itu usahakan untuk tidak diminum terlalu sering, sesekali saja mungkin sekali dalam seminggu atau per dua minggu.

Menyebabkan Anemia

Teh mengandung senyawa tanin, kandungan ini jika diminum berlebihan atau diseduh terlalu pekat akan meningkat. Padahal tanin bisa menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang dimakan.

Kondisi ini jika berlangsung terlalu lama akan menghambat pembentukan hemoglobin, dan jika terjadi maka bisa memicu anemia. Sebab kekurangan hemoglobin akan membuat tubuh mengalami anemia.

Mengganggu Jam Tidur

Seperti yang sudah disinggung di awal bahwa teh yang terlalu pekat akan meningkatkan kadar kafein di dalamnya.

Jika diminum dalam jumlah terbatas dan tidak terlalu sering mungkin tidak akan memicu gangguan kesehatan.

Namun jika sebaliknya, maka selain memicu sembelit teh pekat juga bisa mengganggu jam tidur Anda.

Kafein yang masuk secara berlebihan ke dalam tubuh bisa mengganggu produksi hormon melatonin. Hormon inilah yang berperan penting dalam memunculkan keinginan untuk tidur dan menjadikan tidur lebih berkualitas.

Jika kadar hormon ini terganggu maka akan membuat jam tidur berantakan, Anda akan lebih sulit tidur dan mengalami insomnia.

Membuat Gelisah

Kafein didalam teh pekat tidak hanya akan memicu insomnia jika dikonsumsi terlalu berlebihan.

Namun bisa pula membuat jantung berdebar dan gelisah, kegelisahan yang berlebihan tentu akan mengganggu aktivitas.

Sekalipun minum teh bisa menjadi media untuk relaksasi alami, namun jika terlalu kental dan diminum terlalu sering justru menyebabkan stress.

Bisa Menyebabkan Mual

Teh yang diseduh terlalu kental atau pekat memang akan meningkatkan kandungan tanin, dalam jumlah cukup asupannya baik untuk otak dan kesehatan tubuh lainnya.

Namun asupan tanin secara berlebihan akan mengganggu kesehatan saluran pencernaan. Kabarnya tanin berlebih bisa memicu produksi asam lambung berlebihan dan iritasi di lambung.

Sehingga saat diminum berlebihan, asupan tanin akan meningkat dan awalnya akan menyebabkan sensasi mual.

Jika terus berlanjut maka masalah pencernaan yang dialami akan semakin kompleks. Jadi, mulailah mengatur asupan teh Anda dalam sehari dan usahakan tidak terlalu kental dan tidak terlalu sering diminum.

Minum teh kental diketahui bisa membantu meredakan diare, jika menyukai aroma teh yang kuat maka akan terbiasa menyeduh teh pekat.

Hanya saja usahakan tidak berlebihan karena akan memberi efek samping merugikan sesuai penjelasan di atas.

Teh idealnya diseduh paling tidak selama 3 menit untuk membuat antioksidan yang terkandung di dalamnya terlepas, sehingga ikut terminum saat menyeruput seduhannya.

Jadi, silahkan membiasakan diri minum teh dengan waktu penyeduhan yang tidak terlalu lama.

Agar mendapatkan cita rasa terbaik, kami anjurkan untuk mengkonsumsi teh premium. Anda bisa memesannya di Daun Seduh yang memberikan kualitas grade I pada produk tehnya.

Hubungi customer service untuk pemesanan maupun bertanya-tanya dulu mengenai produk teh yang disediakan

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: