harga teh tubruk

Harga Teh Tubruk dan Teh Celup, Mana yang Lebih Baik?

Pilihan teh di pasaran cukup banyak, begitupun dengan rentan harga teh tubruk maupun teh celup. Teh tubruk merupakan jenis teh yang perlu diakui tetap punya banyak penggemar.

Meskipun jika dilihat dari praktis tidaknya ketika diseduh memang masih kalah dengan teh celup.

Penikmat teh tubruk musti menyaring dulu ampas daun teh yang sudah diseduh supaya bisa meminumnya dengan nyaman. Lain halnya dengan teh celup yang tinggal seduh lalu ditarik keluar kantong tehnya dan langsung diminim.

Tidak perlu memakai dua wadah berbeda karena ampas teh tidak akan bertebaran di dasar cangkir.

Namun, dari keduanya mana yang lebih baik atau mungkin yang lebih enak?

Perbedaan Harga Teh Tubruk dan Teh Celup

Teh yang tersedia di pasaran dikemas dalam beberapa bentuk, ada yang sengaja disajikan original tanpa kantong teh. Sering disebut sebagai teh tubruk karena daun teh kering murni atau yang dicampur bunga dan akar tanaman langsung diseduh air panas.

Pilihan kedua adalah teh celup, dimana daun teh yang sudah dicincang akan dimasukan ke dalam kantong-kantong teh kecil. Berikut detail perbedaan kedua jenis teh ini:

Perbedaan dari Segi Harga Teh Tubruk dan Teh Celup

Merk teh sangat beragam, ada yang menghadirkan teh dalam bentuk teh tubruk ada pula yang berupa teh celup. Bahkan tidak sedikit merk yang menyajikan keduanya sekaligus untuk memenuhi keinginan masing-masing pecinta teh.

Kedua bentuk kemasan teh ini memiliki perbedaan dari segi harga.

Perlu diakui harga teh tabur atau tubruk cenderung lebih mahal dibanding teh celup, terlebih jika kualitasnya terbilang tinggi. Misalnya saja harga teh hijau yang kemasannya tubruk akan lebih mahal dibanding yang dalam bentuk celup.

Teh tubruk jenis teh hijau per 100gr dijual dengan harga sekitar Rp 50ribuan sampai ratusan ribu.

Perbedaan harga ini dilihat dari tingkat kualitas sampai kebijakan produsennya dalam menentukan harga jual. Sementara teh celup di pasaran bisa didapatkan dengan harga belasan ribu sampai puluhan ribu.

Satu box teh berisi antara 15 sampai 50 kantong teh, sehingga setiap boxnya bisa diketahui bisa menghasilkan teh sampai berapa cangkir.

Perbedaan dari Segi Rasa

Sebelum dimasukan ke dalam kantong teh, daun teh yang telah dikeringkan perlu dicincang atau dipotong kecil-kecil terlebih dahulu. Kandungannya kemudian akan mengalami perubahan, begitupun dengan campurannya.

Nyaris semua teh celup di pasaran hanya terdiri dari daun teh saja tanpa ada tambahan kelopak bunga, akar tanaman, maupun batang.

Berbeda dengan teh tubruk yang oleh produsennya kerap kali ditambahkan bahan lain seperti bunga, daun tanaman lain, dan sebagainya. Dilihat dari segi rasa tentunya teh tubruk menjadi pilihan lebih baik karena lebih pekat, harum, dan manis sekaligus.

Meski ada pula beberapa produsen yang tidak menambahkan bahan lain, sehingga cita rasa daun tehnya lebih pekat.

Namun ketika diseduh aroma lebih harum khas daun teh dan rasanya pun lebih menonjol. Apalagi proses pembuatannya tidak sampai dicincang, semakin tinggi kualitas tehnya maka daunnya akan utuh.

Sebab dari hasil panen langsung dikeringkan kemudian dikemas, beberapa difermentasikan dulu seperti teh hitam ataupun teh oolong yang semi fermentasi.

Kandungan Kafein

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa teh celup adalah daun teh kering yang dicincang dulu. Atau diperkecil ukurannya baru kemudian dimasukan ke dalam kantong teh.

Proses mencincang daun teh agar ukurannya lebih kecil ini ternyata mengurangi kandungan kafein di dalamnya.

Tentunya minum teh celup tidak akan memberi sensasi meningkatkan fokus maupun konsentrasi karena kafein di dalamnya sudah berkurang banyak.

Bagi siapa saja yang ingin memulai hari dengan lebih semangat, bisa memilih minum secangkir teh tubruk.

Sebab kandungan kafein di dalamnya bisa memperbaiki mood, meningkatkan konsentrasi, dan menjaga fokus, sekaligus meningkatkan energi.

Meski ada kandungan kafein namun tidak sebanyak pada kopi, dan asal diminum maksimal 4 cangkir sehari asupan kafeinnya tidak akan berlebihan.

Kandungan Senyawa Antioksidan

Proses pengolahan teh celup perlu diakui lebih panjang dan lebih lama dibandingkan dengan teh tubruk. Hal ini ternyata tidak hanya membuat kandungan kafein menurun namun juga kandungan antioksidan.

Khususnya dari senyawa katekin, bahkan senyawa ini akan diserap oleh bahan dari kantong teh.

Artinya teh celup bisa jadi tidak memiliki kandungan antioksidan katekin atau kandungannya terbilang sangat sedikit. Padahal manfaat teh untuk kesehatan maupun kecantikan bersumber dari kandungan antioksidannya.

Jika memilih teh mana yang lebih bagus untuk kesehatan, maka teh tubruk adalah pilihan terbaik.

Para pecinta teh tentu memiliki selera sendiri-sendiri dalam memilih jenis teh maupun bentuk kemasannya. Namun jika mengutamakan kenikmahan hasil seduhan sekaligus manfaatnya bagi tubuh.

Maka sangat tepat jika menjadikan teh tubruk sebagai pilihan, apalagi aman dari klorin yang terkandung dalam kantong teh.

Kenikmatan dan manfaat teh ini akan lebih optimal jika memakai teh dengan kualitas baik, sekalipun harganya lebih mahal. Jika Anda tertarik mencicipi kualitas rasa dan manfaat teh premium bisa berkunjung ke Daun Seduh.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: