harga white tea

Harga White Tea Terbilang Mahal, Rupanya karena Alasan Berikut

Jika Anda mencari informasi mengenai harga white tea maka akan mendapati fakta jika harganya cukup tinggi. Bahkan di Indonesia sendiri white tea atau teh putih ini merupakan teh termahal. Mengapa demikian?

Terdapat sejumlah hal yang menjadi alasan mengapa bandrol teh putih cukup tinggi. Bahkan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan teh populer seperti teh hijau atau matcha.

Inilah Alasan Mengapa Harga White Tea Cukup Tinggi

Sesuai dengan namanya teh jenis ini memiliki warna putih, beberapa mengatakan warnanya perak. Teh putih sendiri memang cukup unik karena meski dikeringkan seperti teh jenis lainnya.

Namun warnanya tidak berubah menjadi gelap seperti coklat, melainkan menjadi putih keperakan. Meskipun ketika dipanen sama seperti teh lainnya yakni memiliki warna kehijauan.

Teh putih dikenal sebagai teh paling mahal, dan sampai detik ini lebih banyak dinikmati oleh kalangan atas. Terdapat sejumlah alasan yang membuat teh jenis ini punya harga tinggi, diantaranya adalah:

Proses Pengolahan Teh Putih Terbilang Rumit

Harga teh di pasaran memang cukup terjangkau dan bahkan lebih murah dibandingkan dengan kopi. Namun, jika Anda mencari tahu jenis-jenis teh maka akan mengetahui bahwa tidak semua teh punya harga terjangkau.

Teh putih misalnya, harga di pasaran cukup tinggi bahkan ada yang menjual per 100gr teh ini di harga Rp 500ribuan.

Teh jenis ini mahal bukan tanpa alasan, alasan pertama adalah proses pengolahan yang memang rumit. Teh ini dihasilkan hanya dari pucuk tanaman teh yang masih menggulung.

Ketika dipanen pun perlu memastikan tidak bersentuhan dengan tangan, begitu pula ketika dikeringkan sampai dikemas.

Proses yang rumit karena perlu memberi perlakuan khusus inilah yang menjadikan teh putih istimewa. Sebuah proses tak akan menghianati hasil, proses yang rumit dari pembuatan teh putih ini sukses menyediakan teh berkualitas.

Hasil seduhannya unik dan akan langsung disukai penikmatnya. Bahkan sangat enak sekalipun tidak ditambahkan pemanis.

Harus Diolah Secara Alami

Tak hanya rumit, pengolahan teh putih yang sudah dipanen pun wajib dilakukan secara alami. Sehingga tidak bisa asal-asalan karena selain perlu dipanen dengan tangan jam panen pun perlu diperhatikan.

Rata-rata perkebunan yang memproduksi teh putih memilih panen di jam 5 pagi sampai jam 9 pagi.

Mengapa? Sebab paparan sinar matahari di atas jam 9 pagi bisa membuat pucuk tanaman teh yang menggulung menjadi mekar. Sehingga tidak akan bisa diolah menjadi teh putih jika terlanjur mekar.

Usai dipanen, teh putih pun tidak bisa dikeringkan dengan mesin melainkan secara alami atau tradisional.

Pengeringan dilakukan secara alami untuk memastikan teh putih ini tidak kehilangan manfaat sampai cita rasanya. Alhasil prosesnya menjadi lebih lama, dan tidak mengherankan jika kemudian dilepas ke pasaran dengan bandrol lumayan.

Harga White Tea Tinggi Karena Hasil Panen Terbatas

Mengingat teh putih hanya diambil dari panen pucuk daun teh yang masih menggulung, maka hasil panennya menjadi sangat terbatas. Wajar rasanya jika teh ini kemudian memiliki bandrol yang tinggi.

Sebab dari satu hektar perkebunan teh ketika panen hanya mampu menghasilkan sekitar satu kilogram teh putih.

Minimnya hasil panen membuat teh jenis ini cukup mahal, ditambah lagi dengan proses rumit ketika panen sampai pengolahannya. Harga yang cukup tinggi ini pula yang membuat teh ini masih dinikmati kalangan terbatas.

Namun, beberapa café sudah menyediakannya sehingga bisa memesan secangkir untuk mencicipi kenikmatan yang ditawarkan teh putih tanpa harus keluar dana besar.

Tidak Dihasilkan Oleh Sebuah Kebun Teh

Perlu diakui bahwa tidak semua perkebunan teh baik di Indonesia maupun di negara lain bisa menyediakan teh putih. Artinya pasokan teh putih ini cenderung terbatas sehingga punya harga tinggi di pasaran.

Hal ini terjadi karena hasil panen cukup rendah, sementara peminat teh ini masih minim lantaran kembali lagi ke persoalan harga yang tidak murah.

Alhasil tidak semua perkebunan teh menyediakan teh putih dan memilih mengolah jenis teh lain. Misalnya teh hijau maupun teh hitam, sebab hasil panen lebih melimpah dan proses pengolahannya lebih sederhana dibanding teh putih.

Tinggi Antioksidan Sehingga Kaya Manfaat

Seperti yang sudah disinggung di awal jika sebuah proses tidak menghianati hasil, proses rumit pembuatan teh putih. Rupanya menjadi alasan mengapa teh ini memberi kenikmatan paten karena rasa sepatnya ringan.

Bahkan menjadi jenis teh yang tidak memberi rasa pahit sama sekali, sehingga tetap enak tanpa pemanis apapun.

Aromanya pun lembut dengan sedikit rasa manis di seduhannya, inilah alasan mengapa teh ini akan mudah disukai oleh siapa saja yang mencicipinya.

Tak hanya nikmat, teh putih juga dikenal sebagai salah satu jenis teh dengan antioksidan tinggi. Hal ini menjadikan teh putih kaya akan manfaat, baik bagi kesehatan maupun kecantikan.

Antioksidan di dalam teh putih membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Teh putih sangat tepat dikonsumsi pasca kemoterapi bagi penderita kanker untuk memaksimalkan pemulihan.

Setelah dinyatakan sembuh pun konsumsi teh putih tetap bisa dilakukan, agar sel kanker tak mudah tumbuh kembali.

Teh putih juga cocok diminum waktu pagi untuk membantu membuang racun di dalam tubuh. Proses detoksifikasi menjadi lebih maksimal dan alami, untuk menjadikan tubuh lebih bugar dan sehat.

Meski mahal, namun sebanding dengan rasa maupun manfaat yang dimiliki teh putih. Sehingga tidak perlu ragu untuk mencobanya. Anda bisa memesan teh putih premium di Daun Seduh untuk memastikan teh yang didapat berkualitas tinggi.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: