manfaat green tea untuk diet

Manfaat Green Tea untuk Diet yang Wajib Kamu Ketahui

Sudahkah mengenal apa saja manfaat green tea untuk diet? Selama ini teh hijau alias green tea kerap menjadi pilihan untuk menemani diet alami. Hal ini tidak terlepas dari manfaat kandungan bahan alami di dalamnya yang merangsang pembakaran lemak.

Bagi siapa saja yang merasa bermasalah dengan lemak berlebih atau obesitas, maka bisa diet dengan bantuan teh hijau. Hanya saja usahakan tidak hanya mengandalkan teh jenis ini saja tanpa diimbangi perbaikan pola makan.

Sebab sebagus apapun kinerja teh hijau dalam membakar lemak, akan sia-sia. Manakala asupan lemaknya sendiri juga tidak terkontrol dan tetap berlebihan, tubuh pun tetap dalam kondisi gemuk.

Berkenalan dengan Green Tea

Green tea yang diambil dari tanaman teh, yakni di bagian tiga daun teratas. Hasil panennya kemudian diolah dengan cara dikeringkan terlebih dahulu dan digiling sesuai kebutuhan.

Proses pembuatan teh hijau tidak mengalami fermentasi sehingga lebih singkat dan hasilnya pun lebih segar. Inilah alasan mengapa pada teh hijau warna kehijauan masih dapat dilihat, karena memang tidak difermentasi sehingga tidak menghitam.

Saat diseduh warna airnya akan berubah hijau kekuningan, sehingga tidak merah ataupun menghitam. Sebagaimana pada seduhan teh hitam alias black tea yang umum tersedia di pasaran tanah air.

Berbicara soal cita rasa, sebenarnya seduhan teh hijau lebih pahit dan sepat berkat kandungan zat yang bertahan.

Namun jika disajikan hangat maka sensasi sepat dan pahit yang khas ini tidak akan terlalu terasa. Awalnya memang akan terasa terlalu pahit namun jika sudah rutin diminum maka akan terasa enak bahkan nikmat.

Kandungan dan Cara Mendapatkan Manfaat Green Tea untuk Diet

Banyak orang yang meminum teh hijau sebagai sarana untuk mengurangi berat badan mereka. Lalu, kandungan apa yang sebenarnya dimiliki oleh green tea sehingga dapat memberikan manfaat tersebut?

Manfaat Green Tea untuk Diet Berkat Kandungan Antioksidan

Dari semua jenis teh yang ada, green tea memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi. Karena, green tea menggunakan daun teh yang ada pada bagian atas tanaman dan juga proses pengolahannya terbilang pendek.

Sehingga zat baik di dalam jenis teh ini tidak rusak sebagaimana pada jenis teh yang proses pengolahannya lebih panjang. Dilansir dari Healthline, terdapat sebuah penelitian yang ditujukan untuk mengetahui kandungan teh hijau sehingga bisa membakar lemak.

Dalam penelitian yang dicantumkan tersebut dijelaskan bahwa hewan yang diberikan asupan teh hijau memiliki produksi hormon tertentu yang meningkat.
Hormon yang mengalami peningkatan ini adalah yang mampu mempercepat proses pembakaran lemak. Seperti hormon noradrenalin, pada saat hormon ini lebih tinggi kadarnya. Secara otomatis proses pembakaran lemak menjadi lebih cepat jika dibandingkan sebelum konsumsi teh hijau.

Dalam teh hijau juga terkandung EGCG atau Epigallocathecin gallate yang merupakan senyawa antioksidan. Antioksidan ini merupakan kandungan paling tinggi di dalam teh hijau, selain antioksidan jenis polifenol.

Antioksidan EGCG ini pula yang mempercepat proses pembakaran lemak karena memiliki kiner sama persis dengan hormon noradrenalin tadi.

Cara Mendapatkan Manfaat Green Tea untuk Diet

Usai mengetahui kandungan dari teh hijau yang memang sudah terbukti efektif mempercepat pembakaran lemak. Dijamin siapa saja yang bermasalah dengan berat badan berlebih tertarik untuk rutin meminumnya.

Namun, senyawa baik dengan manfaat tersebut ternyata mudah rusak ketika diseduh dengan cara yang salah.

Oleh sebab itu ketahui pula bagaimana cara konsumsinya, mulai dari proses penyeduhan. Supaya bisa mendapatkan berat badan ideal dengan bantuan teh hijau ini, berikut penjelasannya:

Hindari Menambah Gula

Rasa asli seduhan green tea ini memang cenderung sepat dan pahit, sehingga bagi yang belum terbiasa mungkin menganggap rasanya aneh. Tidak berselera pula untuk menghabiskan seduhannya meski hanya secangkir.

Rupanya dengan proses pembuatan yang singkat tak hanya mempengaruhi manfaatnya melainkan juga rasa maupun hasil seduhannya. Meski kurang enak seperti teh hitam, usahakan untuk tetap meminumnya.

Hindari penambahan gula untuk menghilangkan rasa pahit dan sepatnya, karena malah merusak kandungan yang dibutuhkan di dalam teh tersebut.

Nikmati ketika masih hangat dimana rasa sepat dan pahitnya masih sangat tipis. Jika masih tidak tahan, silahkan menambahkan madu ketimbang gula pasir.

Sajikan dan Konsumsi dalam Kondisi Hangat

Green tea memang nikmat dikonsumsi dalam kondisi hangat maupun dingin. Namun, jika green tea merupakan bagian dari program diet Anda, sebaiknya untuk selalu dikonsumsi dalam suhu hangat.

Hal ini dikarenakan suhu tubuh yang berbeda jauh dengan suhu minuman dapat membuat metabolisme terganggu. Efeknya adalah tubuh akan dipaksa bekerja terlalu keras dan pada akhirnya metabolisme justru melambat dan Anda semakin susah turun berat badan.

Akibat lainnya, zat yang terkandung dalam minuman tidak terserap secara maksimal.

Konsumsi dengan Porsi dan pada Waktu yang Tepat

Green tea memang mampu membantu menurunkan berat badan, namun bukan berarti dikonsumsi secara berlebihan. Cukup konsumsi 2-3 gelas per hari.

Anda dapat meminum green tea saat pagi hari agar metabolisme tubuh dapat optimal sepanjang hari. Selain itu, konsumsi di malam hari juga bagus agar metabolisme tubuh saat tidur dapat jauh lebih maksimal.

Setelah mengetahui manfaat green tea untuk diet, apakah Anda tertarik untuk mulai mengonsumsinya? Agar diet menggunakan green tea bisa berhasil, Anda tetap harus menjaga pola makan yang baik dan seimbang disertai dengan olahraga yang teratur.

Hasilnya berat badan turun lebih cepat dibanding diet dengan hanya mengatur pola makan dan olahraga.

Jangan terlupa pula untuk memilih teh hijau kualitas terbaik, misalnya saja yang disediakan oleh Daun Seduh. Mutunya dijamin memuaskan, karena merupakan teh hijau grade terbaik.

Tak hanya menyediakan teh hijau, disini juga ada teh lain dan beberapa cocok pula untuk menemani program diet. Misalnya saja jenis teh putih maupun teh oolong.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: