minum es teh

Minum Es Teh Terlalu Sering Bisa Memicu Beberapa Dampak Berikut

Suka minum es teh? Di musim kemarau seperti sekarang meminum seduhan teh ditambah potongan es batu terasa menyegarkan. Tidak menjadi masalah meminumnya untuk melepas dahaga ketika sudah bosan minum air tawar.

Namun pastikan meminumnya sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Sebab konsumsi berlebihan untuk es teh ini akan memicu beberapa dampak merugikan.

Apalagi jika memang diseduh manis dengan tambahan gula, maka efeknya sendiri akan lebih kompleks.

Apa Saja Efek Minum Es Teh Secara Berlebihan?

Terlalu banyak mengkonsumsi es teh manis sudah tentu akan memicu beragam efek samping. Bentuk efek yang ditimbulkan ternyata cukup beragam, berikut detailnya:

Batu Ginjal

Mengkonsumsi es teh setiap hari selain nikmat, juga memiliki efek menyegarkan dan mendinginkan tenggorokan. Hanya saja terbiasa minum minuman ini dan tergolong berlebihan nanti malah memicu beragam efek samping.

Hal ini disebabkan karena adanya kandungan asam oksalat pada es teh.

Asam oksalat dapat mengendap pada ginjal sehingga membentuk kristal (batu ginjal). Pemicu terbentuknya batu ginjal adalah asam oksalat tidak bisa menyerap kalsium dan membentuk senyawa yang tidak larut.

Jika ingin menghindari batu ginjal maka atur kembali pola minum Anda dengan minuman satu ini.

Berlebihan Minum Es Teh Picu Obesitas

Sering orang mengkonsumsi es teh dengan rasa yang sangat manis lantaran menambahkan gula yang cukup lumayan. Rasa manis ini jika berasal dari gula pasir yang banyak tentu memicu masalah kesehatan.

Salah satunya bisa memicu obesitas, karena asupan gula yang berlebihan. Bahkan jika es teh diminum tiap hari dapat menjadi pemicu penyakit diabetes. Maka dari itu mulailah untuk meminum es teh secukupnya saja.

Sakit Perut

Membeli es teh memang lebih murah dibandingkan membeli minuman lain yang menguras dompet. Tapi bahaya dari meminum es teh yang dibeli di luaran terkadang memberi bahaya lain, yaitu es batu yang kemungkinan dibuat dari air mentah.

Hal ini tentu berbahaya bagi pencernaan, karena air yang tidak dimasak terlebih dahulu memiliki kandungan bakteru dan kuman. Konsumsi terlalu berlebihan malah menyebabkan sakit perut kecuali jika membuatnya sendiri di rumah.

Dehidrasi

Meminum es teh saat cuaca sedang panas memang menyegarkan. Tapi tahukah bahwa meminum es teh setiap hari tidak baik untuk keseimbangan cairan tubuh?

Ini disebabkan karena penyerapan cairan tubuh akan terganggu. Terutama kandungan kafein pada es teh yang jika dikonsumsi setiap hari menumpuk di dalam tubuh.

Diabetes

Es teh yang dibuat sendiri, atau membeli minuman es teh kemasan memang tidak disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Dikarenakan memiliki kandungan gula yang tinggi, terutama pada es teh kemasan.

Es teh kemasan selain nikmat, juga praktis untuk dikonsumsi, namun minuman ini mengandung lebih banyak pemanis buatan.

Kandungan nutrisinya juga jauh lebih sedikit, sebaiknya dikurangi dan untuk es teh biasa pun sebaiknya tetap diatur konsumsinya. Supaya ancaman diabetes tidak terlalu berlebihan.

Minum Es Teh Berlebih Sebabkan Anemia

Jika Anda memiliki kebiasaan meminum es teh setiap hari setelah makan, lebih baik mulai menguranginya. Sebab dapat menyebabkan menghambatnya penyerapan zat besi sehingga memicu anemia.

Konsumsi es teh setelah makan disarankan untuk memberikan jarak waktu 1-2 jam. Dianjurkan pula untuk tidak dikonsumsi setiap hari agar efek buruk dari es teh tidak dirasakan oleh tubuh.

Menyebabkan Stroke

Rasa manis pada es teh yang dikonsumsi setiap hari, memicu tingginya kadar tligeserida pada tubuh. Inilah faktor utama yang dapat menimbulkan penyakit stroke.

Jadi sangat disarankan untuk membatasi asupan es teh jangan sampai setiap hari. Perbanyak minum air putih dan sesekali minum secangkir kecil es teh untuk selingan.

Tak hanya tetap nyaman menikmati es teh namun juga menjadikan tubuh aman dari resiko stroke.

Mengganggu Perkembangan Janin

Konsumsi es teh yang berlebihan juga memberi pengaruh buruk bagi perkembangan janin, maka ibu hamil perlu memperhatikan asupannya.

Teh yang diseduh mengandung kafein meski hanya sedikit dan nanti bisa mempengaruhi kondisi plasenta. Salah satu efeknya adalah menurunkan kemampuan plasenta dalam menyerap nutrisi dari asupan si ibu.

Akibatnya tentu saja mengganggu perkembangan janin dan bisa memicu berat badan rendah ketika bayi lahir. Lebih detail mengenai takaran minum teh dingin ini bisa dikonsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Es teh memang menjadi minuman yang banyak diminati dan sepertinya selalu menjadi pilihan untuk menemani jam makan. Namun usai mengetahui efek negatifnya jika dikonsumsi terlalu berlebihan.

Tentu memberi teguran bagi Anda untuk mulai mengatur asupannya supaya efek tersebut tidak dialami.

Sajian es teh sebenarnya juga bisa lebih sehat selama dibuat sendiri untuk memastikan komposisinya. Hindari penambahan gula pasir agar rendah kalori dan tidak menyuplai gula darah terlalu berlebihan.

Gunakan pula teh premium, dan pilih jenis teh yang dirasa bagus untuk kesehatan. Misalnya saja menyeduh teh hijau dan diberi potongan es batu.

Anda bisa mendapatkan teh terbaik di Daun Seduh yang kualitasnya dijamin premium dan variantnya lengkap. Cek harga teh putih maupun harga jenis teh lainnya dengan menghubungi kontak customer service Daun Seduh.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: