pengolahan teh hitam

Pengolahan Teh Hitam yang Tepat Agar Terjaga Kualitasnya

Teh hitam cukup populer di tanah air, meski sudah terbiasa menyeduhnya pastikan proses pengolahan teh hitam yang dilakukan sudah tepat.

Sebab sebagaimana dengan teh hijau maupun teh putih, penyeduhan teh hitam ternyata tidak bisa asal-asalan. Jika mencari sekedar kenikmatan minum teh maka diseduh sembarangan tidak menjadi masalah.

Namun jika ingin merasakan manfaat teh hitam untuk kesehatan, maka perlu memperhatikan proses penyeduhan sampai aturan minumnya.

Proses Pengolahan Teh Hitam Secara Umum

Teh hitam termasuk ke dalam jenis teh yang paling mudah ditemukan di pasaran Indonesia. Nyaris semua brand teh, mulai dari teh tabur sampai teh celup menggunakan bahan utama teh ini.

Seperti teh pada umumnya, teh hitam juga punya cita rasa sepat yang khas. Teh ini sendiri dibuat dari daun keempat dihitung dari pucuk tanaman teh.

Daun yang sudah membuka sempurna ini kemudian menghasilkan teh dengan kandungan dan cita rasa yang khas. Warnanya sendiri secara fisik lebih gelap cenderung hitam karena melewati proses fermentasi.

Selain mempengaruhi warna saat masih kering ataupun sudah diseduh, juga mempengaruhi kandungan senyawa di dalamnya.

Tak hanya mengandung antioksidan seperti katekin maupun tanin, namun juga mengalami peningkatakan kandungan kafein. Namun tak perlu cemas karena kafein di dalamnya tidak sepekat kopi.

Tetap aman diminum rutin bahkan oleh ibu hamil dan menyusui sekalipun, asalkan tidak berlebihan. Dianjurkan secangkir sehari untuk Anda yang tengah mengandung maupun menyusui, sekaligus tidak diseduh terlalu pekat.

Tips Penyeduhan Atau Pengolahan Teh Hitam di Rumah

Mengenal teh hitam lebih dalam lewat uraian di atas, ternyata perlu diimbangi dengan pemahaman penyeduhan yang benar.

Mengingat kandungan kafein di dalamnya akan meningkat jika diseduh terlalu lama dan menggunakan suhu maupun jumlah air yang keliru. Simak tips penyeduhannya di bawah ini agar enak dan aman bagi kesehatan:

Takar Teh dan Air dengan Benar

Teh hitam adalah teh fermentasi, berbeda dengan teh hijau maupun teh putih yang hanya dikeringkan saja. Artinya kandungan kafein di dalamna perlu diperhatikan dan hasil seduhannya pun akan lebih pekat.

Menghindari efek samping jika tanpa sengaja diminum berlebihan, maka takar seduhan dengan benar. Umumnya setiap satu sendok teh bisa diseduh dengan 200 mili air. Namun kembali lagi ke selera Anda, suka dengan seduhan yang ringan atau yang pekat.

Pengolahan Teh Hitam dengan Suhu Air yang Tepat

Hasil seduhan akan lebih baik dari segi rasa sampai kualitas manfaatnya jika menggunakan suhu air yang tidak terlalu panas. Suhu air yang tinggi yakni 100 derajat akan membuat antioksidan di dalam teh ini rusak.

Meskipun difermentasi tetap mengandung antioksidan, dan antioksidan ini tentu lebih menguntungkan jika diserap oleh tubuh. Saat air mendidih tunggu sebentar untuk mengurangi uapnya, artinya suhu air mulai turun sedikit.

Baru kemudian dituangkan ke dalam teko maupun gelas kaca yang di dalamnya sudah dimasukan teh hitam. Aduk sebentar dan tunggu sampai ada perubahan warna, tingkat kepekatan bisa disesuaikan dengan selera.

Aman Ditambahkan Gula Pasir

Adanya proses fermentasi yang dilalui oleh teh hitam ternyata membuat sifatnya basa, yang artinya aman berpadu dengan gula yang sifatnya asam.

Artinya Anda yang ingin merasakan manfaat senyawa di dalam teh hitam meski ditambahkan gula pasir. Berbeda dengan teh hijau maupun teh jenis lainnya seperti oolong, yang malah antioksidannya rusak saat dicampurkan dengan gula pasir.

Namun untuk Anda yang diet atau kebetulan punya masalah dengan kadar gula dalam darah, dianjurkan tidak menambahkan gula. Bisa dialihkan ke pemanis rendah kalori atau yang lebih alami seperti helaian daun tanaman stevia.

Seduh Sebentar dan Segera Diminum

Teh jenis ini juga lebih mudah terseduh, selang beberapa menit hasil seduhan sudah nampak. Supaya kadar kafeinnya tidak berlebihan dianjurkan untuk diseduh sebentar saja.

Namun bagi Anda yang suka teh pekat maka bisa dikurangi efek kafeinnya dengan segera diminum. Pasalnya mendiamkan teh hitam sampai dingin justru membuat warnanya semakin gelap.

Selain itu bisa dibatasi jumlah minumnya, misal hanya 1 sampai 2 cangkir sehari.

Pastikan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi teh hitam, dan hal ini sebenarnya berlaku juga untuk jenis teh lainnya.

Sebab apapun yang dikonsumsi berlebihan meskipun awalnya bermanfaat, pada akhirnya malah memberikan efek samping merugikan.

Teh hitam yang juga akrab disapa dengan nama black tea ini memang bisa dijadikan minuman harian. Selama tidak melebihi 4 cangkir sehari maka dijamin tetap aman dan tidak memberikan efek samping.

Meningkatkan kualitas minum teh hitam dianjurkan memilih teh berkualitas, dan bisa dengan mudah didapatkan melalui Daun Seduh yang kualitas tehnya dijamin premium.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: