sejarah teh hijau

Sejarah Teh Hijau yang Menarik untuk Diketahui Siapa Saja

Teh hijau sangat populer di berbagai negara termasuk di Indonesia, namun sudahkah mengetahui sejarah teh hijau ini? Selain teh hitam, teh hijau sangat populer di tanah air karena rasanya yang enak dan manfaatnya yang beragam.

Hanya saja kurang maksimal rasanya jika tidak mengetahui sejarah ditemukannya teh hijau ini maupun informasi penting lainnya. Sebab dengan mengetahui sejarahnya, maka bisa tahu pasti apa saja efek positifnya bagi tubuh.

Sejarah Teh Hijau yang Berasal dari Cina

Negara Cina merupakan asal dari awal sejarah teh hijau. Negara ini sudah memakai teh hijau sebagai pendukung pengobatan sejak 4.000 tahun lalu. Teh hijau mulai dipakai sebagai minuman pada masa dinasti Kaisar Shen Nung sejak 2700 tahun SM.

Disebutkan di dalam buku tanaman obat Cina sekitar 200 tahun SM bahwa daun teh mempunyai manfaat untuk kesehatan. Manfaat utamanya adalah membantu mendetoks tubuh agar racun yang mengendap dapat dikeluarkan.

Negara Jepang juga dikenal sebagai konsumen seduhan teh terbanyak di dunia, dan tradisi ini ternyata berasal dari Cina. Asal tradisi minum teh di negara ini dimulai pada abad ke-6 Masehi.

Pendeta Eisai serta Dogen dari Cina pada zaman Kamakura menyebarkan ajaran Zen sambil mengenalkan teh hijau kepada masyarakat Jepang. Teh hijau yang diperkenalkan pada masa tersebut dalam bentuk bubuk yang dikenal dengan istilah matcha.

Mereka membawa teh hijau ini dari Tiongkok sebagai obat, perlahan ajaran Zen beserta teh menjadi semakin dikenal dan populer.

Seiring berjalannya waktu teh hijau kemudian semakin populer, namun bukan karena cita rasanya yang khas. Akan tetapi lebih kepada manfaatnya bagi kesehatan dan juga kecantikan.

Kepopulerannya bertahan sampai sekarang, termasuk di tanah air. Sedangkan sejarah masuknya teh di Indonesia ini berawal dari masuknya Belanda di Indonesia.

Belanda kemudian memutuskan menanam tanaman teh di daerah pegunungan di tanah air, dan hasilnya dikirim ke negara tersebut.

Setelah Indonesia mendapatkan hak kemerdekaan, maka bisnis perkebunan teh dan hasil industrinya diambil alih oleh pribumi. Sampai sekarang teh tetap menjadi teman makan dan bersantai masyarakat.

Meskipun lebih identik ke teh hitam dibandingkan dengan teh hijau, maupun jenis teh lainnya. Namun belakangan ini semakin banyak orang beralih ke teh hijau setelah mengetahui efek positifnya bagi tubuh.

Sejarah Teh Hijau dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Setelah mengetahui sejarah teh hijau seperti apa sesuai penjelasan di atas, maka Anda sudah mengenal teh ini lebih dalam. Konsumsi secara rutin juga bisa memberikan manfaat berlimpah bagi tubuh, berikut detailnya:

Menurunkan Kolesterol

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa teh hijau merupakan jenis minuman yang bisa menurunkan kadar kolesterol buruk atau LDL.

Mengkonsumsi teh hijau sekitar 1-4 cangkir setiap harinya bisa menurunkan kadar kolesterol secara alami. Bagi siapa saja yang dihadapkan pada lonjakan kolesterol bisa mencoba rutin meminum seduhannya.

Menurunkan Berat Badan

Selama ini teh hijau sangat populer sebagai teh pelangsing, aktualnya memang demikian karena kaya antioksidan. Rutin meminumnya bisa membantu memperbaiki dan meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran lemak menjadi lebih cepat.

Hanya saja dianjurkan untuk tidak mengandalkan kinerja teh hijau saja. Akan tetapi juga diimbangi dengan perbaikan pola makan menjadi lebih sehat.

Sebab sebanyak apapun teh hijau yang diminum, jika asupan makanan berlemak tinggi tetap banyak. Hasilnya akan nihil dan mengecewakan, yang ada malah berat badan semakin meningkat.

Sejarah Teh Hijau dan Efeknya Mencegah Kanker

Banyak masyarakat di Amerika Serikat yang mengkonsumsi teh hijau untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Polifenol yang terkandung di dalam teh hijau dipercaya bisa membunuh sel-sel kanker dan terbukti bisa menekan pertumbuhan penyakit tumor.

Apabila resiko mengidap kanker meningkat karena punya keluarga dengan riwayat penyakit mematikan ini. Maka bisa dimulai dari sekarang untuk rutin meminum teh hijau, setidaknya secangkir per hari.

Mengingat sejarah teh hijau sendiri awalnya memang untuk pengobatan, maka saat ini pun masih dimanfaatkan untuk tujuan tersebut. Tidak tertutup kemungkinan ke depannya akan ada beberapa obat bagi kanker maupun penyakit lain yang memakai teh hijau sebagai bahan utamanya.

Kesehatan Kulit

Menurut salah satu penelitian menyebutkan bahwa teh hijau bisa mengobati masalah inflamasi pada kulit. Misalnya seperti ketombe serta psoriasis yang memang semakin sering dalami oleh banyak orang.

Teh hijau bisa dikonsumsi untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel penyebab dari inflamasi kulit. Sehingga membantu memperbaiki kerusakan kulit dari dalam.

Mengurangi Risiko Kematian karena Penyakit Jantung

Mengkonsumsi teh hijau juga bisa bermanfaat untuk mengurangi risiko kematian yang diakibatkan oleh penyakit jantung. Hal ini sudah dibuktikan oleh studi di negara Jepang yang diikuti oleh peserta sejumlah 40.000 orang.

Peserta rata-rata memiliki rentan usia 40-79 tahun yang mengalami masalah kesehatan pada bagian jantung. Hasilnya kondisi kesehatan jantung peserta mengalami peningkatan, sehingga dapat membantu memperpanjang harapan hidup penderita penyakit jantung.

Ada beragam manfaat bisa dipetik jika rutin meminum seduhan teh hijau, dan tidak melulu harus teh hijau original. Teh jenis lain yang merupakan turunan teh hijau juga memberi manfaat nyaris serupa.

Misalnya matcha pure ataupun oolong tea, jadi silahkan memilih yang rasanya pas dengan selera.

Agar menikmati manfaat secara maksimal akan lebih baik jika mengkonsumsi teh hijau berkualitas tinggi. Pahami dimana bisa mendapatkannya dan bagaimana memilih teh hijau yang bagus.

Pilihannya cukup banyak, dan salah satunya dalah di Daun Seduh yang fokus menyediakan produk teh grade I. Jadi tak perlu mencari teh berkualitas di luar negeri atau produk import lagi.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: