teh yang baik untuk kesehatan

Teh yang Baik untuk Kesehatan, Berikut Jenis-Jenisnya

Beragam jenis teh ternyata nyaris semuanya menjadi teh yang baik untuk kesehatan selama kualitasnya bagus dan diminum dengan benar.

Tanaman teh itu bernama latin camellia sinesis dan memiliki sejumlah kandungan antioksidan dan kafein.

Kandungan tersebut pada dasarnya memiliki kadar berbeda-beda untuk setiap jenis teh, sehingga memberikan manfaat yang saling berlainan.

Teh pada awalnya muncul dan dikonsumsi di Cina dan sampai sekarang menjadi minuman favorit di setiap negara. Teh bisa dikatakan memberi dampak baik bagi kesehatan apabila kandungannya masih terjaga.

Sehingga memberi efek mencegah zat kanker, menyegarkan tubuh, menghilangkan stress, mengatasi sambelit, menurunkan berat badan, dan beragam manfaat lainnya.

Berikut Ini Daftar Teh yang Baik untuk Kesehatan Anda

Jenis teh beragam, meskipun diambil dari tanaman teh yang sama namun mempergunakan bagian teh yang berbeda. Otomatis kandungan masing-masing teh juga berbeda sehingga bisa dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh.

Berikut merupakan beberapa jenis teh yang dikenal baik untuk kesehatan penikmatnya:

Teh yang Baik untuk Kesehatan Jenis Teh Hijau

Jenis teh yang pertama adalah teh hijau yang juga sering disapa dengan sebutan green tea. Sesuai dengan namanya teh jenis ini memiliki daun kering berwarna kehijauan.

Ketika diseduh pun hasilnya tidak terlalu merah ataupun hitam, bahkan nyaris berwarna hijau kekuningan. Minuman yang banyak memiliki antioksidan ini dapat mencegah infeksi bakteri pada kandung kemih.

Selain itu, teh hijau juga mampu menangkal zat radikal bebas yang memicu penyakit kanker antara lain kanker paru, kanker payudara, dan kanker pankreas.

Manfaatnya juga untuk aspek kecantikan karena air seduhannya bisa dijadikan toner dan ampasnya bisa dijadikan masker.

Jenis Teh Hitam

Jenis berikutnya adalah teh hitam yang dikenal juga dengan sebutan black tea, sesuai namanya warna daun sampai hasil seduhannya cenderung gelap.

Teh hitam memiliki kandungan kefein yang tinggi, karena merupakan jenis teh yang melewati proses fermentasi.

Penelitian yang sudah dilakukan di Amerika menjelaskan teh hitam dapat mencegah paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh asap rokok dan polusi udara.

Selain itu, teh hitam dapat mengurangi resiko stroke. Teh hitam banyak ditemukan di pasaran baik online maupun offline yang dikemas dalam bentuk kantung teh atau sachet dan tabur.

Perlu anda ketahui minum 1-4 gelas teh hitam dalam sehari mampu menurunkan kadar kolesterol sebanyak 6,5 persen. Jadi Anda tidak perlu obat-obatan kimia, cukup minum saja teh setiap pagi yang merupakan pilihan alami.

Namun jika kondisi tubuh sudah parah maka minum teh hitam bisa menjadi pendamping pengobatan medis yang dijalankan. Konsumsinya bisa diberi jeda minimal satu jam usai minum obat, karena teh sendiri punya sifat mengikat nutrisi.

Jika diminum bersamaan ada kemungkinan kandungan obat dokter tidak diserap tubuh namun diikat oleh teh hitam.

Teh Putih

Teh putih alias white tea yang juga dikenal dengan nama silver needle juga menjadi jenis teh yang cocok diminum rutin untuk menjaga kesehatan. Teh ini sesuai namanya secara fisik memang terlihat berwarna putih.

Sekaligus menjadi satu-satunya jenis teh yang tidak mengalami penggilingan dan fermentasi. Warna putih didapatkan dari bulu-bulu halus yang menutupi permukaan pucuk teh, dan pucuk tanaman teh inilah bahan utama teh putih.

Pada proses panen, teh putih diambil dari pucuk daun yang masih muda dan menggulung. Diketahui bagian inilah yang banyak kandungan zat antioksidannya sehingga paling baik.

Suatu penelitian yang dilakukan di Kanada menunjukan bahwa teh putih memiliki sifat anti kanker yang paling ampuh dibandingkan dengan teh lainnya. Teh putih terbukti paling baik dalam hal manfaat dan gizi yang terdapat didalam kandungannya.

Teh Herbal

Jenis teh herbal merupakan salah satu varian yang terbuat dari bahan-bahan herbal yang mengandung anti kafein dan sudah terbukti memiliki efek baik dalam tubuh.

Teh herbal pada dasarnya terbuat dari herbal, biji-bijian, buah-buahan, atau akar yang semua dikeringkan lalu direndam atau disiram dengan air panas. Bahan-bahan yang dipakai teh herbal antara lain, ginseng, akar herbal, rossela, melati, serbuk vanilla, dan lain sebagainya.

Teh herbal memiliki kandungan antioksidan lebih rendah dibandingkan dengan teh lainnya. Namun kandungan manfaat dalam teh herbal lebih bervariasi tergantung dari bahan-bahan racikan yang diramu menjadi teh itu sendiri.

Teh Oolong

Teh oolong dalam penelitian yang dilakukan di Cina diketahui sebagai sumber antioksidan yang membantu menstabilkan kadar kolesterol. Teh oolong juga menjadi daftar minuman penurun berat badan yang menjadi favorit bagi masyarakat.

Selain itu juga memiliki manfaat mencegah kanker ovarium sekaligus menurunkan kadar gula dalam darah.

Sekian jenis teh tersebut, mana yang paling Anda butuhkan? Tentunya usai mengetahui manfaat yang diberikan bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Namun jika tubuh dalam kondisi baik-baik saja pun tidak ada ruginya rutin meminum salah satunya. Mengapa? Sebab bisa menjadi jendela untuk mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.

Sebaik-baiknya teh meskipun alami pastikan untuk diminum dengan takaran yang tepat. Rata-rata semua jenis teh tidak akan berbahaya jika maksimal diminum 4 cangkir sehari.

Selain itu hasil akan lebih baik jika memilih teh premium. Anda bisa mencoba mendapatkannya di Daun Seduh karena dipastikan kualitasnya grade I. Kandungan di dalam teh akan lebih terjaga dan maksimal diserap oleh tubuh berkat kualitas terbaiknya.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: