tips menyimpan teh

Tips Menyimpan Teh dengan Tepat Agar Tak Mudah Rusak

Selain kopi, masyarakat Indonesia juga menggandrungi teh untuk diminum rutin. Jika menyediakan stok di rumah, pastikan sudah mengetahui cara atau tips menyimpan teh tersebut.

Teh memiliki karakter nyaris mirip dengan bubuk atau biji kopi yang musti disimpan dengan cermat. Tujuannya tentu saja untuk membuatnya awet dan kesegarannya tahan lama.

Tips Menyimpan Teh Secara Tepat

Bagi beberapa keluarga, menyediakan stok teh di rumah baik untuk seminggu, sebulan, atau lebih sudah menjadi kebiasaan bahkan tradisi.

Hanya saja kebanyakan masyarakat tidak memperhatikan bagaimana penyimpanannya.

Sebab dirasa teh yang merupakan daun kering atau teh celup tidak akan rusak sebab tidak lembab melainkan kering.

Meski begitu, ternyata persediaan teh yang dimiliki tetap musti disimpan dengan seksama agar tidak mudah rusak.

Tentu sangat disayangkan jika teh yang tersisa ketika diseduh ternyata rasa maupun aromanya telah berubah.

Apalagi jika menyimpan stok teh premium yang harganya tidaklah murah.

Lantas, bagaimana menyimpan persediaan teh yang baik dan benar di rumah? Simak penjelasannya di bawah ini:

Minimalkan Paparan Udara

Jika teh terpapar oleh oksigen maka bisa menurunkan kualitas teh itu sendiri. Hal ini sesuai dengan yang dipaparkan oleh Johannsen Stewart yang merupakan co-founder Bellock Tea Atelier di Broklyn.

Maka dianjurkan untuk menyimpan persediaan teh ini di wadah yang tertutup, misalnya saja stoples kedap udara.

Semakin tertutup rapat maka akan semakin meminimalkan resiko paparan oksigen atau udara, sehingga teh lebih awet.

Aroma dan rasa yang dimiliki teh ini akan terjaga lebih lama dibanding disimpan di wadah yang tidak kedap udara.

Jauhkan dari Paparan Cahaya dan Panas

Meski teh merupakan daun tanaman yang kemudian dikeringkan, bukan berarti tidak akan apa-apa jika terpapar sinar matahari dan suhu panas.

Baik teh hijau, teh oolong, teh putih, dan lain sebagainya dianjurkan untuk dijauhkan dari paparan cahaya.

Paparan cahaya bisa membuat teh cepat rusak, sehingga perlu disimpan di ruang yang gelap sekaligus hindari wadah transparan.

Artinya lebih tepat jika menyimpan teh dengan kaleng dibandingkan dengan stoples dari kaca bening.

Menaruh kaleng berisi teh di atas oven dapur juga bukan pilhan tepat, karena suhu di atas oven ini akan tinggi ketika oven digunakan.

Maka selain memilih wadah yang tidak tembus pandang sebaiknya memilih ruang penyimpanan yang suhunya stabil.

Bisa di kulkas, bisa pula di dalam laci atau kabinet dapur.

Dijauhkan dari Aroma Tajam

Menempatkan stoples atau kaleng berisi teh di dekat rempah-rempah atau bumbu dapur beraroma tajam juga bukan langkah tepat.

Aroma tajam di dekat teh akan membuat aroma asli teh tersebut pudar.

Semakin lama aromanya malah akan hilang, dan tergantikan oleh aroma kuat dari bahan di sekitarnya.

Tidak ada salahnya menyediakan satu ruang khusus yang memang hanya dipakai untuk menyimpan teh.

Entah itu laci kecil di dapur, dengan tujuan melindungi teh dari aroma tajam yang bisa merusak aroma dan kualitasnya.

Anda tentu tidak mau harga teh hijau premium yang cukup mahal malah berubah aroma menjadi tidak jelas ketika diseduh, bukan?

Tips Menyimpan Teh di Kulkas Maupun Freezer

Teh akan lebih awet jika disimpan di tempat yang benar, tak hanya di suhu ruang namun bisa pula di dalam kulkas.

Hanya saja ketika akan disimpan di kulkas maka ketika dikeluarkan saat hendak diseduh kemasan akan muncul embun.

Kemudian muncul tetes air, dan jika terkena ke daun teh maka bisa merusak kualitasnya.

Menghindarinya adalah dengan memberi lapisan seperti aluminium foil supaya tetesan air tidak berlebihan.

Menyimpan teh di dalam kulkas dan freezer bisa memperpanjang umur teh antara 3-6 bulan ke depan dibanding disimpan di suhu ruang.

Hanya saja tetap perlu trik tepat agar penyimpanannya tergolong benar.

Meski bisa disimpan di dalam kulkas, namun dilansir dari berisatu.com bahwa Ratna Somantri yang merupakan Pakar Teh Indonesia menyebutkan jika teh asli dari Indonesia lebih cocok disimpan di suhu ruang.

Sebab sudah sangat akrab dengan iklim tropis di tanah air, dan akan lebih mudah rusak ketika disimpan di kulkas.

Lain halnya jika teh yang dibeli berasal dari Jepang, misalnya saja dari Tokyo. Tanaman teh dari negara ini akrab dengan musim dingin sehingga tahan terhadap suhu rendah di kulkas maupun freezer.

Akan lebih tepat jika ditaruh kulkas selama teh ini teh import asli dari Jepang, bukan teh dari Indonesia yang diekspor kesana lalu diimport lagi ke Indonesia.

Bukan pula teh asli yang ditanam, dipanen, dan diproses di Indonesia.

Teh favorit akan tahan lama dan bisa mengeluarkan aroma sampai rasa yang khas setiap kali diseduh, meskipun sudah disimpan cukup lama.

Kuncinya adalah disimpan dengan benar sesuai dengan penjelasan di atas.

Tak perlu ragu membeli teh premium yang meski dari segi harga mahal, namun rasa dan kandungannya lebih maksimal.

Jika disimpan dengan tepat maka tidak akan mudah rusak sehingga tidak sayang dengan uang yang dipakai untuk membelinya.

Bagi yang berencana mencicipi keunggulan teh premium maka bisa memesan di Daun Seduh yang senantiasa menyediakan teh organik kualitas premium.

Related Posts

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: